Aide-mémoire

Entries from January 2009

Euphoria Dunia di Sekitar Pelantikan Obama

January 30, 2009 · 2 Comments

Peristiwa bersejarah itu tiba. Usai gempita pemilihan yang panjang, presiden terpilih AS, Barrack Hussein Obama, akhirnya resmi dilantik menjadi presiden AS pada 20 Januari 2009. Ini adalah kali pertama pemilihan presiden AS yang menyedot perhatian dunia. Tak kurang dari dua juta manusia berjubel menghadiri upacara pelantikannya, dan tentu saja; euphoria dimana-mana. Karena tak hanya di Amerika, di sebagian besar negara-negara di dunia pun guyub merayakannya.

Mengapa sosok Obama meraup perhatian begitu besar dari seluruh rakyat Amerika dan masyarakat dunia? Juga, mengapa pula masyarakat dunia menaruh begitu harapan besar akan perbaikan dunia pada seorang presiden suatu negara, yang jelas-jelas bukan presiden mereka?

Tiga Keistimewaan Obama
Setidaknya ada tiga jawaban yang bisa diketengahkan untuk pertanyaan tersebut. Pertama, kepiawaiannya dalam meraih simpati publik. Obama lebih dari sekedar politisi. Kemampuannya menjadi seorang orator yang percaya diri, cerdas, menerobos, dan inspiratif, membuatnya menjadi terdepan. Ketegaran kepribadian itu juga disokong dengan kepandaian memproduksi jengkal kata dalam pidato-pidato politiknya. Tentu saja itu membuat para konstituennya terbius, terlebih Obama selalu mengedepankan isu-isu sensitif dalam semangat perubahan. Retorika yang indah, raut muka yang terang, didasari oleh kemampuan intelektual yang memadai, menyebabkan Obama termasuk salah satu orator terbaik dunia yang patut disegani.

Kedua, Obama datang dengan kelebihan latar belakang kehidupan. Yang tentunya lebih menjanjikan dibanding lawan politiknya. Karena disamping keturunan muslim dan kulit hitam, ia pernah tinggal di negara berkembang bersama orang-orang miskin (Indonesia, Kenya) dan memiliki karir politik cukup elegan. Ia juga tumbuh di kalangan intelektual-akademisi paling bermutu di Amerika. Perjalanan kehidupannya itu menyentuh titik-titik yang berkorelasi langsung dengan kalangan-kalangan utama penyokong negara. Tak heran (more…)

Categories: esai-esai

“Cuek”

January 22, 2009 · 2 Comments

Hati manusia hanya satu, tetapi ia memiliki rupa beraneka.

Pikiran manusia hanya satu, tetapi ia berhak berupaya berupa-rupa.

Hati, terasa, pikiran, dan sikap hidup adalah kesatuan niscaya diri manusia, apa adanya.

Sedangkan “cuek”, dimana letaknya?

Keteraturan tanpa aturan.

Keinginan tanpa perasaan.

Ke-iya-an tanpa kepastian.

Ke-tidak-an tanpa ketegasan,

sekali lagi, “cuek”, dimana letaknya?

Kasih, rasa, dan “cuek”, dimana letaknya?

Kemauan menyeruak dari sendawa kegelian.

Menyita tepi-tepi tebing kengiluan.

sementara, “cuek”, dimana letaknya?

Kesombongan membirma, menatih-natih, merangsek,

o… tak kubayangkan, “cuek”, dimana letaknya?

Melonglo dari dara,

ups… kasar tak terucap, menangkis tak terlukis, manis muka, rasa beda, sakit tak terkira,

o…(ala) mak (ya….), “cuek” , dimana letaknya?

“cuek”, dimana letaknya?

“cuek”, dimana letaknya?

kap – kap usah, kap – kap

20 Januari 2009

Categories: krenteg

Cinta Derrida, Cinta Film India

January 14, 2009 · Leave a Comment

jacques-derrida2

India People Shah Rukh Khan

moviereview5901

Selepas lama tidak menonton film India, rupanya film-film itu masih saja menggerayuk dahaga jiwaku akan kedalaman cinta, kebeningan cinta, loyalitas cinta, keteguhan cinta, berikut suka-duka perjuangan membersamainya. Film pertama, dan itu pangkal dari kegemaran menonton film-film India lainnya, adalah Kuch-Kuch Hota Hai. Aku masih ingat saat nonton film ini di warung remang-remang dekat pondok, kira-kira hampir lima tahun berselang.  Untuk kali pertama, bersama teman sekamarku, Khomaeni, “diam-diam” aku meninggalkan pondok, tidak mengaji. Entahlah, film itu amat membawa pesona begitu mendalam bagi para santri yang jarang sekali nonton televisi seperti kami. Lebih dari enam kali (more…)

Categories: esai-esai